LASEM. Jejak Sejarah Budaya Peradaban dan Pariwisata

LASEM. Jejak Sejarah Budaya Peradaban dan Pariwisata

Lasem sebuah kota yang terdapat di Kabupaten Rembang dengan Luas sekitar 45,05 Km. Lasem berjarak 12 km dari kota Rembang. Dalam catatan sejarah, pertama  kalinya Bangsa Tionghoa mendarat di Indonesia adalah  di kota Lasem ini untuk melakukan perdagangan.

Pada masa dahulu Kota Lasem di pimpin oleh seorang Ratu, yang bernama Dewi Indu, yang memerintah dengan sangat adil, sehingga masyarakat Lasem hidup dengan tentram dan damai (Tahun 1351M)

Lasem selain terkenal dengan nama Tiongkok Kecil, julukan lainnya adalah Kota Batik, Kota Santri, Kota Tua, Kota Pusaka, dan Beijing Kecil. Dengan keberagaman  warisan budaya, Lasem memenuhi kriteria Pengembangan Destinasi Wisata Budaya. Selain destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi, kuliner kota  Lasem juga harus kamu coba cicipi. Destinasi wisata yang terkenal di Kota Lasem antara lain :

1. Budha Tidur di Vihara Ratanavana Arama. 
Vihara Ratanavana Arama adalah  salah satu Vihara terbesar di Indonesia. Vihara Ratanavana Arama didirikan oleh Bhante Sudhammo, dari kota Lasem menuju ke Vihara ini berjarak 4 km menuju Desa Sendangcoyo. Patung Budha Tidur menggambarkan Sang Buddha Gautama meninggal dunia dengan sempurna. satu situs lainnya yang menjadi daya tarik, yaitu Miniatur Candi Borobudur yang bernama Candi Sudhammo Mahathera.

2. Kampung Batik Karangturi
Kampung yang terkenal dengan central pembuatan batik khas lasem yang terkenal dengan Batik tulis, ada juga motif batik kricak, motif laseman, motif gunung ringgit, motif tiga negeri, dan motif klasik lainnya, batik yang dijual dengan harga yang relatif terjangkau.

3. Klenteng Cu An Kiong 
Yang merupakan klenteng tertua di Nusantara. Pembangunan Klenteng ini diperkirakan pada tahun 1477 Masehi. Memasuki klenteng ini kamu akan melihat mural yang terdapat di dinding bagian dalam, mural ini berwarna hitam putih yang menggambarkan Kisah Mitologi Para Dewa Taois Karya Xu Zhongli. Klenteng Cu An Kiong  berlokasi di jalan dasun no.19

4.Tiongkok Heritage 
Tingkok Heritage atau Rumah Merah adalah salah satu bangunan Cagar Budaya yang berada di Kota Lasem. Rumah merah ini memilik 2 pintu, pintu utama bergaya Cina yang terbuat dari kayu, dan pintu lainnya terbuat dari besi yang di cat merah. Rumah merah dikelola oleh seorang pengusaha toko elektronik terkenal di Rembang. Salah satu bangunan yang berada di rumah merah juga difungsikan untuk Homestay.
Lasem heritage
source image wikipedia/Klenteng Cu An Kiong Lasem
Setelah puas berkeliling dan mengabadikan tempat-tempat bersejarah di Kota Lasem, sekarang saatnya kamu mencoba kuliner khasnya. Pertama yang harus kamu cicipi adalah Lontong Tuyuhan, potongan-potongan lontong yang disajikan dengan kuah santan, komplit dengan lauk ayam, tempe, dan jerohan, sajian ini mirip dengan opor ayam siap memanjakan lidah kamu dan yang pasti bikin perut kenyang.

Rute menuju ke Lasem dari Jakarta :
Menggunakan  Kereta Api – Turun di stasiun Tawang atau stasiun Poncol -
Dari stasiun poncol - Naik Bus menuju ke terminal Mangkang – Turun di Mangkang – Naik Bus Jurusan Surabaya – Mintalah kepada Kondektur untuk Turun di Masjid Jami’ Lasem atau Bank BNI Lasem

Jarak tempuh dari Kota Semarang ke Kota lasem sekitar 130 kilometer atau estimasi 3 jam perjalanan.

Baca juga : Semarang dan Seni Budaya

No comments:

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel