-->

Wisata Sejarah di Melaka Red Square


MELAKA RED SQUARE, WISATA DAN SEJARAH


Melaka kota bersejarah yang pada tahun 2008 di nobatkan oleh UNESCO  sebagai kota warisan budaya dunia. Kota yang berjarak 2 jam dari Kuala Lumpur, dulunya merupakan ibukota kesultanan Melaka, yang pernah dijajah oleh tiga negara, Portugis tahun 1511, Belanda tahun 1641, Inggris tahun 1824, dan di kota melaka ini banyak menyuguhkan wisata sejarah serta budaya yang bisa kamu pelajari sambil berlibur 
wisata melaka bahana tour semarang

Stadthuys, Red Square 
Dinamakan Red square karena dikomplek ini semua bangunan berwarna merah. Dan yang populer di komplek ini adalah Stadthuys. Stadthuys  dalam bahasa Belanda memiliki arti Dewan Pengurus Bandar. Stadthuys dibangun pada tahun 1650 yang waktu itu berfungsi sebagai rumah dari Gurbenur Belanda. Dan pada tahun 1982, Stadthuys difungsikan sebagai Museum Sejarah juga Museum Etnografi dengan koleksi pakaian pengantin tradisional Bangsa Cina India, Bangsa Portugis, Inggris serta Malaysia. Museum ini sebagai bukti sejarah Malaka di waktu  600 tahun  yang lalu. Bangunan ini masih kokoh dan terawat hingga sekarang

Benteng  A’Famousa
Dalam Bahasa Portugis memiliki arti  Yang Termashur atau Terkenal. Portugis yang membangun A Famosa bertujuan sebagai benteng pertahanan untuk melawan Melaka di tahun 1511. A Famosa memiliki empat menara pertahanan, tembok dengan ketebalan 2,4 meter hingga 4,5 meter. Namun sayangnya serangan dari Belanda hampir menghancurkan seluruh benteng ini, benteng ini menyisakan sebagian gerbang utama yang hingga sekarang masih dapat kita saksikan.

Gereja Tua Gereja St. Paul
Menjadi Gereja tertua di Asia Tenggara dan Malaysia. Gereja Saint Paul ini didirikan tahun 1521 oleh seorang bangsawan Portugis yang bernama, Duarte Coelho. Awalnya Gereja Saint Paul adalah sebuah Kapel dengan nama  Nossa Senhorado Monte (Our Lady of The Hill). Dan pada saat Belanda menguasai Melaka tahun 1641, Nossa Senhorado Monte dirubah namanya  menjadi St. Paul. Setelah Melaka merdeka bangunan ini dijadikan cagar budaya dan obyek wisata sejarah.

Melaka River Cruise
Untuk  menyusuri Sungai Melaka, kamu  bisa menggunakan  Melaka River Cruise. selama 45 menit kamu akan diajak melihat pemandangan disepanjang sungai yang melintasi  bangunan-bangunan bersejarah, gudang-gudang kuno, hutan bakau, gereja, juga bangunan yang memiliki akulturasi budaya Melayu dan Tiongkok. Perjalanan Melaka River Cruise akan dimulai dari Spice Garden Jetty. Melaka River Cruise beroperasi mulai jam 09.00 - 23.30 waktu setempat. 

Jonker Street
Merupakan bagian dari kawasan Chinatown. Deretan bangunan toko berarsitektur kental China dapat kamu temui disepanjang jonker street. Menikmati suasana jonker street pada malam hari akan lebih berkesan, karena setiap malam jalanan ini akan berubah sebagai pasar malam, yang tentunya selain jalan-jalan kamu juga bisa berburu kuliner. Beragam kuliner yang dapat kamu coba diantaranya gula ketuk, Crab crispy, Sate telur puyuh, chicken rice ball, hingga Jus semangka.

Karena lokasi-lokasi wisata tersebut yang cukup berdekatan,  kamu bisa walking tour untuk menghemat biaya selain itu akan lebih puas menikmati wisata sejarah di Melaka . Nah bagaimana sudah siap untuk berwisata ke Melaka ?


No comments:

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel